Sejumlah 35 orang mengikuti Study Banding Pemberian Informasi Pengelolaan Taman Keanekaragaman Hayati  (Kehati) di Kabupaten Banyumas pada Kamis-Jumat, 3-4 November 2022. Rombongan terdiri dari Struktur dan staf Dinas Lingkungan Hidup Karanganyar dan stakeholder Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karanganyar, OISCA Training Center, Pokdarwis Jokosongo Doplang Karangpandan, Komunitas Peduli Lingkungan Wana Lawu Lestari.

Taman Kehati DLH Kabupaten Banyumas dulunya adalah TPA (Tempat Pembuangan sampah Akhir) yang disulap menjadi kebun percontohan dan penghijauan hutan. Sejarah taman diawali pada tahun 2008 yaitu, penyediaan lokasi untuk kegiatan kebun percontohan Flora dari Kepala BLH Provinsi Jateng kepada Bupati Banyumas di Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturaden seluas +- 1 Ha. Serah terima bibit tanaman untuk kebun percontohan di Kabupaten Banyumas sejumlah 357 batang terdiri dari tanaman langka, tanaman buah, dan lain-lain dengan 52 jenis tanaman.

Ibu Puspa Wijayanti sebagai Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau DLH Kabupaten Banyumas memandu peserta memasuki Taman Kehati seluas 12.939 m2 dan menjelaskan bahwa sebelum pembangunan kebun percontohan dan flora unggulan jateng, sebagian lahan merupakan lahan TPA dan sebagian lain merupakan kebun yang ditanami penduduk. Pada Tahun 2011 DLH Banyumas menambah 115 batang terdiri dari 13 jenis tanaman, yaitu; bayur, bisbul, bungur, duwet, gayam, kecapi, kepel, kenari, kiserem, lobi-lobi, nam-nam, pala, dan salam.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi untuk bisa mengelola lahan hijau di Bumi Intan Pari dengan baik. “Kami perwakilan Pokdarwis Jokosongo mengucapkan banyak terimakasih, berkat dilibatkan sebagai peserta Study Banding oleh DLH Karanganyar dan mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman, seperti contohnya memberi nama latin pada tanaman” tutur Rahmat. Hal ini dijadikan bekal untuk membangun tempat destinasi wisata yang bernuansa lingkungan.